Malam tanggal 5 September 2008, para dosen dan administrasi TIUA berbuka bersama di Unang Rindu. Hampir semua dosen datang, tetapi ada yang menarik dalam berbuka bersama kali ini. Karena Dr. Lusi Susanti yang menjabat sebagai ketua jurusan TIUA dalam periode ini. Ibu Lusi ini merupakan alumni TIUA dan juga merupakan alumni TIUA yang pertama kali mendapatkan gelar S3.
Masukan dari September 2008
Sudah Saatnya Alumni TIUA Memajukan Jurusan
September 5, 2008 · 8 Tanggapan
Kategori: Informasi Terkini · TIUA
Ditandai: Informasi TIUA, opini
Keutamaan Ramadhan
September 3, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Ramadhan: Bulan Mengendalikan Hawa Nafsu
Biasanya, sering kita mengatakan atau mendengar bahwa shaum berfungsi untuk menundukkan hawa nafsu jelek kita. Namun, yang dimaksud sekadar menahan nafsu makan dan minum, tidak berbohong, tidak bertengkar, tidak meng-gîbah, atau aktivitas lain yang bersifat moralitas semata. Kalaupun faktanya demikian maka sebenarnya telah terjadi penyempitan makna dari menundukkan hawa nafsu itu sendiri. Allah SWT berfirman:
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوحَى
Tiadalah yang diucapkannya itu (al-Quran dan al-Hadist) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (QS an-Najm [53]: 3-4).
Dalam ayat di atas, Allah SWT secara tegas menjelaskan bahwa hawa nafsu dan wahyu saling berbeda. Hawa nafsu adalah segala bentuk dorongan yang berasal dari dalam diri manusia. Oleh karena itu, hawa nafsu tidak hanya terbatas pada aspek moralitas saja, melainkan menyangkut seluruh dorongan ada dalam diri manusia yang mewujud dalam seluruh aktivitas. Sebaliknya, wahyu adalah sesuatu yang diwahyukan oleh Allah kepada Rasulullah saw. berupa perintah dan larangan. Wahyu ini yang harus mengendalikan hawa nafsu manusia. Jika hawa nafsu manusia tidak dibimbing wahyu, ia akan cenderung pada keburukan.
Kategori: Ideology
Ditandai: Ramadhan, Keutamaan Ramadhan
Silabus Perkuliahan MBO
September 1, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Silabus
Mata Kuliah : Metodologi Berorientasikan Objek
Dosen : Asmuliardi Muluk
SKS : 2
I. Tujuan
Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang konsep objek, atribute, signifikansi berpikir objek, keuntungan yang didapat. Memberikan pengetahuan tentang penggunaan objek di dalam pengembangan perangkat lunak.
Kategori: Perkuliahan · TIUA
Ditandai: Silabus Metodologi Berorientasikan Objek
Persiapan Ramadhan Secara Praktis
September 1, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Rasulullah Saw pada awal ramadhan, dalam satu khutbah (diriwatatkan dari Ibnu Najar dari Anas Ra), beliau bersabda:
“Kalian telah disambut oleh Ramadhan, maka sambutlah ia. Ingat, tidak ada satu orang pun dari Ahli Kiblat (Muslim), kecuali pasti Allah ampuni dosanya pada malam pertama dari bulan Ramadhan.”
Pertanyaan yang patut kita pertanyakan, apakah kita sudah menyambut ramadhan kita? Sudah berapa kali kita sudah mendapatkan Ramadhan dalam hidup kita?, 10 kali, 20 kali atau 30 kali?, apakah setiap kali kita mendapatkan Ramadhan ada membawa pengaruh kepada kita? atau adakah kita bertambah lebih baik lagi?, menjadi orang yang bertaqwa, Lebih taat dalam beribadah, lebih banyak amar ma’ruf nahi mungkar atau Ikut berdakwah dan memperjuangkan agama Allah? kalau tidak berarti seberapa banyakpun kita mendapatkan Ramadhan, semuanya adalah suatu kesia-siaan. Berarti kita tidak mempersiapkan Ramadhan kita untuk benar-benar merobah diri kita menjadi orang yang bertaqwa. Dalam arti kata kita tidak menyambut Ramadhan, tidak dengan persiapan, tidak mendapatkan ampunan Allah SWT sebagaimana Sabda Rasulullah Saw.
Kategori: Ideology
Ditandai: Puasa Ramadhan, Persiapan, Praktis

